Prioritas Dalam Nafkah

Prioritas Dalam Nafkah
Kang Tono adalah seorang suami yang memiliki penghasilan pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan, tanggungannya semakin berat karena orangtuanya kini ingin tinggal serumah dengannya dan meminta nafkah kepadanya.

Pertanyaan

Kepada siapakah nafkah harus diprioritaskan?

Jawaban:

Jika tidak bisa menafkahi orangtua beserta keluarga secara bersamaan, maka yang diprioritaskan adalah:

  1. Istri
  2. Anak yang masih kecil
  3. Ibu
  4. Bapak
  5. Anak yang sudah dewasa.

Referensi

إعانة الطالبين (٤ / ۱١٢ - ۱۱۳) - فَرْعُ : مَنْ لُه أَبٌ وَأُمُّ فَنَفَقَتُهُ عَلَى أَبٍ، وَقِيْلَ هِيَ عَلَيْهِمَا لِبَالِغِ، وَمَنْ لَهُ أَصْلُ وَفَرْعُ فَعَلَى الْفَرْعِ وَإِنْ نَزَلَ، أَوْ لَهُ مُحْتَاجُوْنَ مِنْ أُصُولِ وَفُرُوْعِ وَلَمْ يَقْدِرْ عَلَى كِفَايَتِهِمْ قَدَّمَ نَفْسَهُ ثُمَّ زَوْجَتَهُ وَإِنْ تَعَدَّدَتْ، ثُمَّ الْأَقْرَبَ فَالْأَقْرَبَ. نَعَمْ، لَوْ كَانَ لَهُ أَبْ وَأُمُّ وَابْنُ قَدَّمَ الْاِبْنَ الصَّغِيْرَ ثُمَّ الْأُمَّ ثُمَّ الْأَبَ ثُمَّ الْوَلَدَ الْكَبِيرَ. 

(قوله: قَدَّمَ نَفْسَهُ) أَيْ لِلْحَدِيْثِ ابْدَأُ بِنَفْسِكَ الخ. وقوله ثُمَّ زَوْجَتَهُ: أَيْ لِأَنَّ نَفَقَتَهَا آكَدُ لِأَنَّهَا لَا تَسْقُطُ بغِنَاهَا وَلَا بِمُضِيّ الزَّمَانِ، وَلِأَنَّهَا وَجَبَتْ عِوَضًا وَالنَّفَقَةَ عَلَى الْقَرِيْبِ مُوَاسَاةٌ.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url