Melarang Istri Bertemu Orangtuanya


Deskripsi

Tak ingin kehilangan suami, namun rindu orangtua." Sepenggal kalimat tersebut mungkin cukup mewakili keluhan Adinda. Demi menjaga keharmonisan rumah tangga, ia lebih memilih menaati peraturan sang suami yang melarang bertemu orangtuanya. Sebenarnya, tidak ada alasan jelas terkait larangan tersebut, kecuali karena ketidakcocokan antara suaminya dan orangtuanya.

Pertanyaan

Bagaimana hukumnya larangan suami dalam kasus di atas?

Jawaban

Hukumnya makruh.

Refrensi

إعانة الطالبين (٩٥/٤) - فَائِدَةُ: يَجُوزُ لِلزَّوْجِ مَنْعُهَا مِنَ الْخُرُوجِ مِنَ الْمَنْزِلِ وَلَوْ لِمَوْتِ أَحَدٍ أَبَوَيْهَا أَوْشُهُودِ جَنَازَتِهِ، وَمِن أن تمكن من دخول غير قادِمَةٍ وَاحِدَةٍ لِمَازِلِهِ وَلَوْ أَبَوَيْهَا أَوْ ابْنَهَا مِنْ غَيْرِ، نَكِن يُكْرَهُ مَنْعُ أَبَوَيْهَا حَيْثُ لا غدر، فإن كان التسكن ملكها لم يمنع شَيْئًا مِن ذَلِكَ إِلَّا عند الريبة

Baca Juga :

Apakah saudara rodho' mendapatkan warisan

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url