Faidul Bari ala Sahih Al-Bukhari


Pengantar Penulis

Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju'fi, yang disebut Bardizbah dalam bahasa Persia, adalah orang yang berasal dari Bakhara. Pada awalnya, ia adalah seorang penyembah api, tetapi kemudian putranya, al-Mughirah, memeluk Islam di bawah pengaruh seorang pemimpin Yaman dari suku al-Ju'fi dan gubernur Bakhara. Oleh karena itu, keturunan al-Bukhari dihubungkan dengan Imam Abu Hanifah dalam hal pengabdian dan ketaatan. Al-Bukhari mengatakan bahwa ia menerima ilham untuk menghafal hadis ketika ia masih muda. Dia mulai mengumpulkan hadis sekitar usia 10 tahun. Setelah 16 tahun, dia telah menghafal buku-buku Ibn al-Mubarak dan Waki', dan dua tahun kemudian, dia menulis buku "Qada'iy al-Sahabah wa al-Tabi'in" (Kisah-Kisah Para Sahabat dan Pengikutnya), kemudian dia menulis buku "Al-Tarikh" di dekat makam Nabi Muhammad SAW di Madinah.

Menurut beberapa ulama, al-Bukhari pergi ke Baghdad dan dipertanyakan oleh para ulama hadis di sana untuk menguji pengetahuannya. Mereka memberinya 100 hadis dan mencampurkan teks dan sanadnya, kemudian menggantikan sanad satu hadis dengan sanad dari hadis lainnya, dan meminta 10 orang untuk menguji pengetahuannya. Al-Bukhari dengan mudah mengembalikan setiap teks ke sanad aslinya dan setiap sanad ke teks aslinya. Al-Bukhari adalah seorang hafiz yang sangat kuat dalam mengingat hadis dan memeriksa sanad hadis secara teliti.

Al-Bukhari juga menetapkan syarat tertentu untuk menerima hadis dalam kitabnya. Dia mempertimbangkan empat aspek penting dalam penilaian sanad hadis, yaitu keakuratan hafalannya, keandalannya dalam menemui guru-guru hadisnya, tidak adanya cacat fisik atau mental, dan ketidakberdustaannya. Oleh karena itu, hadis yang dia sertakan dalam kitabnya harus memenuhi standar ketat ini.

Selain itu, al-Bukhari sangat selektif dalam menerima hadis, hanya memasukkan hadis yang telah dia baca setelah berwudhu dan shalat dua rakaat, dan dia yakin akan kesahihannya. Ini adalah tanda ketaatannya pada standar kesucian dan keselamatan dalam menerima hadis.

Al-Bukhari adalah salah satu ulama hadis terbesar dalam sejarah Islam dan kontribusinya sangat berharga dalam melestarikan dan menyebarkan sunnah Nabi Muhammad SAW. Kitab "Sahih al-Bukhari" adalah salah satu koleksi hadis terpenting dan paling dihormati dalam tradisi Islam Sunni.

Identitas kitab

Nama kitab : Faidul Bari ala Sahih Al-Bukhari

Karya : Muhammad Anwar Al-Kashmiri

Mazhab Hanafi

Link Download

Jilid 1Jilid 2 | Jilid 3Jilid 4 | Jilid 5 | Jilid 6

Terkait : Umdatul Qori Syarah Al-Bukhari

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url