Kitab Dzikroyat Ali Thanthawi

Dzikrayat (ذكريات) adalah salah satu karya sastra dan sejarah paling monumental dari ulama serta sastrawan besar asal Suriah, Syekh Ali Al-Tanthawi. Buku ini bukan sekadar autobiografi biasa, melainkan sebuah rekaman peristiwa sejarah, budaya, dan sosial dunia Islam yang membentang hampir sepanjang abad ke-20.

Penulisan memoar ini merupakan impian lama Al-Tanthawi yang sempat tertunda selama bertahun-tahun. Barulah pada tahun 1981, atas desakan kuat dari sahabatnya, Zuhair Al-Ayoubi, ia mulai menuliskan kenangannya. Awalnya, kenangan ini diterbitkan sebagai kolom mingguan di majalah Al-Muslimun dan kemudian di surat kabar Asharq Al-Awsat antara tahun 1985 hingga 1989.

Al-Tanthawi sendiri menyebut bukunya sebagai "Kenangan" (Dzikrayat), bukan "Catatan Harian" (Mudzakkirat), karena ia menulisnya berdasarkan ingatan tanpa rencana sistematis atau urutan kronologis yang kaku. Ia mengibaratkan gaya menulisnya seperti seorang pengelana yang berjalan santai, berhenti sejenak jika melihat pemandangan indah, dan bercerita tentang apa saja yang terlintas di pikirannya.

Dalam edisi lengkapnya, Dzikrayat terdiri dari 8 jilid yang mencakup lebih dari 3.300 halaman dan terdiri dari 244 bab. Berikut adalah ringkasan isi dari jilid-jilid tersebut:

  1. Jilid 1: Menceritakan masa kecil di Damaskus, masa sekolah di era Kesultanan Utsmaniyah, Perang Dunia I, hingga masa pendudukan Perancis. Ia juga mengisahkan wafatnya sang ayah yang mengubah jalan hidupnya.

  2. Jilid 2: Berfokus pada awal kariernya di dunia jurnalistik pada usia 17 tahun, keterlibatannya dalam perlawanan nasional Suriah, dan pengalaman awal sebagai pengajar. Salah satu bagian paling emosional adalah bab "Hari Wafatnya Ibuku".

  3. Jilid 3: Mengisahkan perjalanan hidupnya sebagai guru yang berpindah-pindah desa, perjalanan ekspedisi ke Hijaz untuk menemukan jalur haji darat, hingga akhirnya ia pindah mengajar ke Irak.

  4. Jilid 4: Berisi pengalaman tinggal di berbagai kota di Irak seperti Baghdad, Basra, dan Kirkuk. Jilid ini juga mencatat masa transisi Al-Tanthawi saat mulai menjabat sebagai hakim di Suriah.

  5. Jilid 5: Membahas kehidupan sastra di Arab, perjalanan ke Aljazair dan Palestina (termasuk Konferensi Yerusalem), serta kisah menarik tentang Pakistan dan Delhi yang ia sebut sebagai "Surga Islam yang Hilang".

  6. Jilid 6: Menyoroti masa persatuan Suriah-Mesir di bawah Gamal Abdel Nasser, perjalanan dakwah ke Indonesia (menjelajahi berbagai pulau dan kota), serta salah satu tulisan elegi terbaiknya untuk putrinya, Banan, yang wafat secara tragis.

  7. Jilid 7: Berisi pengalaman di dunia peradilan, sejarah ulama di Damaskus, hingga perjalanannya ke Eropa (Jerman, Belgia, Belanda) pada tahun 1970 untuk melihat perkembangan dakwah di sana.

  8. Jilid 8: Jilid penutup yang mengisahkan masa-masa akhir kariernya di pengadilan dan perpindahan besarnya ke Arab Saudi, menetap di Riyadh lalu ke Mekkah hingga akhir hayatnya.

Identitas Kitab

Nama Kitab : Dzikroyat

Judul arab : ذكريات علي الطنطاوي

Penulis : Syaikh Ali Thanthawi

Volume : 8 Jilid

Download File

Download Kitab Dzikroyat Ali Thanthawi pdf

Jilid 1 | Jilid 2 | Jilid 3 | Jilid 4 

Jilid 5  | Jilid 6 | Jilid 7 | Jilid 8